Top News

Hari Pertama MTQ ke-44 Riau, 40 Penampil Terbaik Ikuti Berbagai Lomba

Kuantan Singingi, newsinfodaerah.com – Suasana di pemondokan Kafilah Kabupaten Kampar tampak berbeda. Sejak usai Subuh, para qari dan qariah telah larut dalam persiapan terakhir. Ada yang mengulang hafalan dengan suara lirih, ada yang menenangkan diri dengan membaca Al-Qur'an, sementara pelatih dan official memastikan seluruh kebutuhan peserta telah tersedia. Minggu pagi (28/06/2026).

Hari itu menjadi awal pembuktian. Sebanyak 40 peserta terbaik Kabupaten Kampar dijadwalkan tampil pada hari pertama Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi. Mereka akan berlaga pada berbagai cabang, mulai dari tartil, tilawah, tahfiz, syarhil Qur'an, fahmil Qur'an, berzanji, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur'an dan hadis, hingga hafalan hadis.

Koordinator Kafilah Kabupaten Kampar, H. Zulfaimar, S.Ag., M.AP, mengatakan seluruh peserta yang dijadwalkan tampil berada dalam kondisi siap dan telah menjalani berbagai persiapan secara maksimal.

"Hari ini sebanyak 40 peserta Kampar tampil, ada yang bertanding pada sesi pagi dan ada pula yang tampil siang hari. Kami optimistis seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik sesuai kemampuan yang telah mereka persiapkan selama ini," ujarnya.

Zulfaimar menjelaskan, para qori' dan Qori'ah yang tampil terdiri dari Dafa Aditya Cabang Tartil Al Qur'an Putra dengan kode TQ 024, Raddhika Al Fatih Mulya Cabang Tilawah anak-anak dengan kode TQ 124,  Farhan Rahimudin Munthe Cabang hafalan Al-Quran 10 juz putera dengan kode HQ 222, Nurfadilah Sekar Arum cabang hafalan Al-Quran 30 juz puteri dengan kode HQ 409,

Hidratul Fitrra cabang Syarhil Al Qur'an Syarh Al Qur'an Putra dengan kode SQ 008, M. Faqih Kartanegara Putra Arbi cabang Syarh Al Qur'an Putra dengan kode SQ 008, Muhammad Alfan Zikron cabang Syarh Al Qur'an putera dengan kode SQ 008, Afifah Syahira Cabang Syarhil Al Qur'an puteri dengan kode 005, Nayla Pratiwi Zakianti Cabang Syarhil Al Qur'an puteri dengan kode 005, Nazilah Iffa Cabang Syarhil Al Qur'an puteri dengan kode 005, Firdaus Rosa Cabang berzanji putera dengan kode BZ 012, Muhammad Sai'id Fadhil Cabang berzanji putera dengan kode BZ 012, Mohd. Habib Al Taqi Cabang berzanji putera dengan kode BZ 012, Muhammad Kamarul Cabang berzanji putera dengan kode BZ 012,

Muhammad Salman Chan Cabang berzanji putera dengan kode BZ 012, Muhammad Naufal Roihan Cabang Hafalan 100 hadist dengan sanad putera dengan kode MH 016, Aisyah Haniah Cabang Hafalan 100 hadist dengan sanad puteri dengan kode MH 013, Nopri Yongki Cabang Seni kaligrafi naskah putera dengan kode KT 122, Nela Sundari Cabang Seni kaligrafi naskah puteri dengan kode KT 101,

Muhammad Zamzami Al Bukhori Cabang Seni Kaligrafi Kontemporer Putera dengan kode KT 402, Keysha Malina Rahim Cabang Seni Kaligrafi Kontemporer Puteri dengan kode KT 413, Nabil Makarim Cabang KTIQ Putera dengan kode MQ 014, Citra Indriani Cabang KTIQ Puteri dengan kode MQ 007, Muhammad Al Badar Adren Cabang Karya Tulis Ilmiah Hadis Putera dengan kode KH 122, Miftahul Jannah Cabang Karya Tulis Ilmiah Hadis Puteri dengan kode KH 111,

Muhammad Al Fachri Cabang Hafalan Al Qur'an 30 juz putera dengan kode HQ 402, Nasywatul Kamila Cabang Tilawah Remaja Puteri dengan kode TQ 207, Abdul Rais Cabang Tilawah Tuna Netra putera dengan kode TQ 315, Rita Cabang Tilawah Remaja Puteri dengan kode TQ 315, Rafdi Al Fitra Cabang Hafalan Al Qur'an 5 Juz dan Tilawah Putera dengan kode HQ 306,

Rinaldi Cabang Fahm Al Qur'an Putera dengan kode FQ 006, Muhammad Aidil Faiz Cabang Fahm Al Qur'an Putera dengan kode FQ 006, Faradj Akmal Cabang Fahm Al Qur'an Putera dengan kode FQ 006, Bening Atthahira Cabang Hafalan 500 Hadis tanpa Sanad Puteri dengan kode MH 119,

Suci Eka Rahmi Cabang Berzanji Puteri dengan kode BZ 007, Harias Undari Cabang Cabang Berzanji Puteri dengan kode BZ 007, Indra Wati Cabang Berzanji Puteri dengan kode BZ 007, Alifah Azzahra Cabang Berzanji Puteri dengan kode BZ 007,badan Yassir Hayati Cabang Berzanji Puteri dengan kode BZ 007, jelas Zulfaimar.

Menurut Zulfaimar, setiap peserta yang berdiri di atas panggung MTQ bukan sekadar membawa nama pribadi, tetapi juga mengemban amanah masyarakat Kabupaten Kampar. Di balik setiap penampilan terdapat proses panjang yang dilalui dengan penuh kesungguhan, mulai dari latihan rutin, pembinaan intensif, hingga pengorbanan waktu bersama keluarga demi mengharumkan nama daerah.

Di balik para peserta, para pelatih, official, dan panitia kafilah terus bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi, mulai dari jadwal keberangkatan menuju arena, konsumsi, hingga pendampingan sebelum memasuki ruang perlombaan. Kekompakan itulah yang menjadi kekuatan tersendiri bagi Kafilah Kampar.

Melalui media, Zulfaimar mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kampar untuk bersama-sama mengiringi perjuangan para qari dan qariah dengan doa.

"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kampar. Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan, ketenangan hati, kemudahan oleh Allah SWT, serta mampu menampilkan kemampuan terbaik di atas panggung MTQ. Apa pun hasilnya nanti, mereka telah berjuang membawa nama baik Kabupaten Kampar," tutup Zulfaimar.

Lebih baru Lebih lama